NortonNews.com – Seorang anak laki-laki menjadi perhatian publik setelah ditemukan bersembunyi di dalam bagasi sebuah taksi online di wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor. Kejadian tersebut membuat pengemudi dan penumpang terkejut karena tidak mengetahui keberadaan bocah itu sejak awal.
Kapolsek Tajur Halang, Iptu Raden Suwito, menjelaskan peristiwa bermula ketika pengemudi taksi online menerima pesanan dari seorang penumpang di Terminal Bojonggede. Saat kendaraan sedang dalam perjalanan menuju lokasi tujuan, sopir tiba-tiba dikejutkan dengan munculnya seorang anak dari dalam ruang bagasi mobil.
Suwito mengatakan, kemunculan bocah tersebut membuat seluruh penumpang di dalam mobil panik dan terkejut. Mereka sempat saling bertanya karena mengira anak itu merupakan keluarga dari salah satu pihak.
Penumpang menduga bocah tersebut adalah anak pengemudi, sementara sopir mengira anak itu ikut bersama penumpang hingga terjadi perdebatan untuk mencari tahu asal-usulnya.
Sopir taksi online kemudian memilih membawa bocah tersebut ke kantor polisi untuk menghindari kesalahpahaman, seperti tuduhan membawa kabur anak. Usulan itu disampaikan oleh penumpang yang berada di dalam kendaraan.
Pihak Polsek Tajur Halang selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian wilayah Bojonggede untuk mencari informasi terkait keberadaan keluarga anak tersebut. Setelah itu, bocah tersebut diantar pulang oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Tajur Halang, Aiptu Lili, dan diserahkan kepada ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya.
Dilansir dari Detik.com – Kapolsek Tajur Halang Iptu Raden Suwito menjelaskan, saat tiba di rumah, tidak ada anggota keluarga yang berada di lokasi. Dari hasil penelusuran, diketahui anak tersebut diduga terdampak kondisi keluarga yang kurang harmonis dan selama ini tinggal bersama kakek serta neneknya.
Bocah tersebut kemudian dititipkan kepada pihak RT setempat untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tua atau kakek-neneknya.
Ketua RT setempat, Suhendar, mengatakan bahwa anak berusia 7 tahun tersebut telah diserahkan kepada neneknya. Ia memastikan kondisi bocah itu dalam keadaan sehat setelah kejadian tersebut.
“Sekarang sudah kami serahkan ke neneknya pada Minggu malam. Alasannya karena selama ini anak tersebut memang tinggal bersama neneknya. Sementara ibunya bekerja dan jarang berada di rumah,” ujar Suhendar.
Ia menambahkan, hingga saat ini kondisi kesehatan anak tersebut masih baik dan tidak mengalami masalah setelah peristiwa itu.
You must be logged in to post a comment Login