NortonNews.com – Misteri kehamilan F (22), seorang santriwati di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pekalongan yang sempat viral, kini mulai terungkap. Polisi berhasil menangkap AHF, sosok yang diketahui sebagai salah satu pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren tersebut.
Kasus ini sebelumnya mengejutkan publik setelah korban tiba-tiba melahirkan tanpa diketahui pernah memiliki hubungan dengan siapa pun. Keluarga korban sempat mengira kejadian itu berkaitan dengan hal mistis karena F mengaku sering bermimpi hamil. Namun hasil penyelidikan medis dan kepolisian akhirnya mengungkap dugaan tindak kekerasan seksual di balik peristiwa tersebut.
Tak hanya F, kasus ini diduga melibatkan banyak korban lain. Hingga kini, sedikitnya enam mantan santriwati telah melapor dan memberikan kesaksian terkait dugaan perbuatan pelaku.
Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah korban diperkirakan mencapai 23 hingga 25 orang. Namun sebagian besar korban disebut belum berani melapor.
“Data yang kami terima ada sekitar 23 sampai 25 korban, tetapi yang sudah berani membuat laporan baru enam orang,” ujar salah satu sumber.
Dilansir dari Lambeturah.co.id – Korban diduga selama ini mengalami tekanan psikologis dan ancaman sehingga memilih diam. Pelaku disebut memanfaatkan posisinya sebagai pengasuh pondok untuk mengintimidasi para santriwati.
Saat ini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap seluruh korban serta modus yang digunakan pelaku. Pendamping korban juga terus mengimbau para korban lain agar tidak takut melapor demi mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan psikologis.
You must be logged in to post a comment Login