NORTON NEWS – Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mengalami luka setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah pekerja proyek di kawasan Kolam Renang Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Insiden tersebut dipicu oleh penertiban kendaraan yang diparkir di atas trotoar.
Dikutip dari detikNews, Selasa (13/10/2026), kericuhan bermula ketika petugas gabungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penertiban parkir liar pada Kamis (8/10/2026). Kendaraan yang ditertibkan diketahui merupakan milik para pekerja proyek.
Kanit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, AKP Andre JR Simamora, menjelaskan bahwa motor yang menjadi sasaran penertiban tersebut milik pekerja proyek.
“Seluruh kendaraan (yang ditertibkan) dari (milik) pekerja proyek,” kata Andre kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).
Situasi kemudian memanas hingga sejumlah pekerja proyek diduga menyerang petugas Satpol PP. Berdasarkan keterangan korban, para pelaku menggunakan helm proyek untuk melakukan pemukulan.
“Menurut korban, (diserang) pakai helm proyek,” ujar Andre.
Korban Mendapat Enam Jahitan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari operasi penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima yang menggunakan area trotoar sehingga mengganggu ketertiban umum.
Dalam kegiatan itu, petugas Dishub melakukan tindakan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan, termasuk mencabut pentil ban. Namun, situasi berubah menjadi ricuh setelah sejumlah pekerja proyek diduga memprovokasi petugas.
Pramono mengatakan bentrokan awal terjadi antara petugas Dishub dan para pekerja proyek. Petugas Dishub kemudian mundur dari lokasi, tetapi sejumlah orang masih mengejar petugas, termasuk anggota Satpol PP.
Akibat pengeroyokan tersebut, anggota Satpol PP mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong. Korban dilaporkan menerima enam jahitan akibat luka yang dideritanya.
Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Polisi juga belum dapat memastikan jumlah pelaku yang melakukan pengeroyokan.
AKP Andre JR Simamora menyatakan bahwa identifikasi masih berlangsung karena situasi saat kejadian ramai.
“Kita belum bisa pastikan kalau terkait itu (jumlah pengeroyok),” sambungnya.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kronologi dan mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab. Sementara itu, pihak Satpol PP telah melaporkan dugaan kekerasan tersebut kepada kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku.
Pramono Anung menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan terhadap pihak yang diduga melakukan kekerasan kepada petugas yang sedang menjalankan tugas. Ia juga meminta agar kejadian serupa tidak terulang dalam pelaksanaan penertiban di wilayah Jakarta.
You must be logged in to post a comment Login