NortonNews.com – Perusahaan pemilik sekaligus operator KMP Mutiara Sentosa II, PT Atosim Lampung Pelayaran, menyampaikan permintaan maaf atas insiden kebakaran kapal yang terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur. Peristiwa tersebut mengakibatkan adanya korban jiwa.
Permintaan maaf itu disampaikan Direktur Operasi dan Komersial PT Atosim Lampung Pelayaran, Asep Suparman, dalam konferensi pers di posko terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8).
Asep menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak akibat musibah tersebut.
Asep mengatakan pihak manajemen telah menyiapkan perlindungan asuransi bagi seluruh korban dalam insiden tersebut, baik korban meninggal dunia, korban luka-luka, maupun kendaraan yang terdampak akibat kebakaran kapal.
“Untuk korban, kendaraan, serta korban jiwa, dari manajemen sudah kami asuransikan,” ujar Asep.
Dilansir dari CNN Indonesia.com – Asep kembali menyampaikan permintaan maaf atas insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II. Ia menegaskan peristiwa tersebut merupakan musibah yang tidak diinginkan.
“Kami sekali lagi memohon maaf atas kejadian ini,” ujarnya.
Terkait kondisi kapal dan penyebab kebakaran, Asep mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan karena masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.
Ia menyebut KNKT dan kepolisian telah melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.
“Kegiatan investigasi sudah berjalan dari KNKT. Kami belum bisa berspekulasi, sebaiknya menunggu kesimpulan dari kepolisian,” kata Asep.
KMP Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya-Makassar sebelumnya dilaporkan mengalami kebakaran hebat di perairan utara Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8) pagi.
Berdasarkan data terbaru Basarnas pada Selasa sore, sebanyak 238 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Namun, lima orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II resmi dihentikan.
“Karena itu, secara resmi saya sampaikan operasi SAR khusus dalam penanganan kondisi darurat KMP Mutiara Sentosa II dialihkan menjadi operasi rutin, yakni kesiapsiagaan yang berada di bawah kendali Kepala Kantor SAR Surabaya,” ujar Syafii dalam konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa sore.
You must be logged in to post a comment Login