Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan intensif sejak peristiwa tragis itu terjadi pada awal Maret lalu. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa tersangka berhasil diamankan oleh tim Jatanras di wilayah Jakarta Utara.
Dilansir Dari Detik News –Ketika dikonfirmasi mengenai kabar penangkapan tersebut, Kepala Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya, Abdul Rahim, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penangkapan terhadap seseorang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Namun demikian, ia belum bersedia memberikan penjelasan lebih rinci terkait identitas pelaku maupun kronologi penangkapan.
“Ya, benar ada penangkapan. Namun untuk detailnya nanti saja disampaikan karena saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik,” ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi pada Selasa (10/3/2026).
Menurut informasi yang beredar, aparat kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka guna mengungkap secara jelas motif serta peran pelaku dalam peristiwa tersebut. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pembunuhan ini.
Seperti diketahui, peristiwa tragis yang menewaskan Ermanto Usman terjadi pada Senin (2/3) di rumah korban yang berada di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat itu, korban diduga diserang oleh orang tak dikenal di dalam rumahnya sendiri.
Akibat serangan tersebut, Ermanto mengalami sejumlah luka serius yang menyebabkan dirinya meninggal dunia. Peristiwa itu juga turut menimpa istrinya, Pasmilawati (60), yang berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.
Pasmilawati dilaporkan mengalami luka berat akibat serangan tersebut dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan dan dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Ermanto Usman sendiri dikenal sebagai sosok yang cukup dihormati di kalangan pekerja pelabuhan. Semasa hidupnya, ia merupakan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT) yang memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis buruh pelabuhan.
Selama bertahun-tahun, Ermanto dikenal aktif memperjuangkan berbagai isu yang berkaitan dengan kesejahteraan pekerja di sektor pelabuhan. Hal tersebut membuat namanya cukup dikenal di kalangan komunitas pekerja maritim, khususnya di kawasan pelabuhan Tanjung Priok.
Peristiwa pembunuhan terhadapnya sempat mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan sesama aktivis buruh pelabuhan yang mengenalnya sebagai sosok yang vokal dalam memperjuangkan hak pekerja.
Saat ini, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh motif di balik pembunuhan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan latar belakang konflik pribadi, motif perampokan, maupun faktor lain yang mungkin melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut.
Polisi juga tengah mengumpulkan berbagai alat bukti tambahan serta keterangan saksi guna memperkuat konstruksi perkara sebelum proses hukum selanjutnya dilakukan terhadap tersangka.
You must be logged in to post a comment Login