Politik

Partai Gerindra DKI Jakarta menyetujui rencana penambahan sekolah swasta gratis tetapi mengingatkan adanya sejumlah aspek krusial dalam implementasinya

Jakarta,NortonNews.com – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, menyatakan dukungannya terhadap rencana penambahan sekolah swasta gratis di Ibu Kota. Meski begitu, ia menekankan agar program tersebut tetap mengutamakan kualitas serta tepat sasaran.

Rani menyebut pihaknya, khususnya Komisi E DPRD DKI Jakarta, mengapresiasi dan mendukung berbagai upaya dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata. Termasuk di dalamnya rencana penambahan sekolah swasta gratis yang juga mencakup madrasah.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya positif untuk memastikan seluruh anak di Jakarta dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp253,6 miliar untuk membiayai 103 sekolah swasta yang akan digratiskan, dengan pelaksanaan program dijadwalkan mulai Juli 2026.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani, menyatakan bahwa jika jumlah sekolah swasta gratis ingin ditambah, maka persiapannya harus dilakukan secara matang. Ia menegaskan bahwa program ini tidak boleh hanya mengejar jumlah, tetapi harus tetap mengutamakan kualitas pendidikan.

Dilansir dari Detik.com – Menurut Rani, kebijakan ini perlu dirancang secara terukur, mencakup kesiapan kurikulum, mutu pendidikan, serta transparansi dalam proses penunjukan sekolah. Ia juga menekankan bahwa sekolah yang dipilih sebaiknya diprioritaskan di wilayah dengan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, sehingga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Rani menyebutkan beberapa kriteria penting bagi sekolah yang akan digratiskan, antara lain memiliki tata kelola yang baik dan akuntabel, standar mutu pendidikan yang memadai dari segi tenaga pengajar maupun fasilitas, serta menyasar masyarakat dari kalangan ekonomi menengah ke bawah secara tepat.

Terkait rencana menyertakan madrasah dalam program ini, Rani berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menjalin kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama agar terdapat keselarasan kebijakan dan standar pendidikan tetap terjaga.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD DKI Jakarta akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut, terutama dari sisi penganggaran, agar dapat berjalan berkelanjutan tanpa menimbulkan persoalan di masa mendatang.

Pada akhirnya, Rani menyatakan dukungan terhadap program ini dengan sejumlah catatan, yakni harus tepat sasaran, transparan, dan tetap mengedepankan kualitas pendidikan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka kemungkinan untuk menambah jumlah sekolah swasta gratis di Ibu Kota, selama kondisi anggaran memungkinkan. Ia juga menyebut bahwa ke depan program tersebut berpeluang mencakup sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, seperti madrasah.

Pramono menjelaskan, apabila ruang fiskal DPRD DKI Jakarta mendukung, maka penambahan sekolah swasta gratis akan direalisasikan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini harus dijalankan secara adil dan merata, termasuk bagi madrasah.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.