NortonNews – Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) membutuhkan upaya ekstra. Di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus menyeberangi perairan menggunakan perahu untuk mengantarkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat.
Pada Senin (26/10/2026), petugas SPPG terlihat membawa paket MBG melintasi perairan Desa Bajo, Kecamatan Botang Lomang. Pengiriman tersebut dilakukan untuk menjangkau sejumlah desa terluar yang berada di wilayah kepulauan.
SPPG Yayasan Garuda Bakti Nusantara menyalurkan sebanyak 2.356 paket MBG setiap hari. Paket tersebut didistribusikan ke 27 sekolah dan enam desa di Kecamatan Botang Lomang dengan menggunakan dua armada perahu.
Penggunaan perahu menjadi bagian penting dalam proses distribusi, mengingat sejumlah penerima manfaat berada di desa-desa yang terpisah oleh laut. Petugas perlu menempuh jalur perairan agar paket makanan dapat sampai kepada anak-anak sekolah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Dilansir dari detik.com – Distribusi MBG di kawasan kepulauan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses terhadap makanan bergizi. Pelaksanaan program tidak hanya menyasar wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga masyarakat di daerah terluar.
Melalui pengiriman rutin tersebut, SPPG Yayasan Garuda Bakti Nusantara berupaya mendukung pemerataan pemenuhan gizi di Halmahera Selatan. Penyaluran ribuan paket setiap hari diharapkan dapat membantu anak-anak sekolah dan kelompok rentan memperoleh makanan bergizi secara lebih merata.
You must be logged in to post a comment Login