Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengingatkan generasi muda agar terus mengembangkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi seiring perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat.
NortonNews – Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Yassierli menjelaskan bahwa kemajuan teknologi kecerdasan artifisial (AI), proses digitalisasi, perkembangan ekonomi hijau, serta perubahan demografi telah memberikan pengaruh terhadap jenis pekerjaan maupun cara pekerjaan dijalankan.
Menurutnya, perubahan tersebut membuat generasi muda perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pasar tenaga kerja.
“Dalam menyikapi perubahan tersebut, tidak cukup jika hanya berbekal ijazah. Kita perlu menyiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi yang relevan, pengalaman kerja, kemampuan beradaptasi, dan memiliki kemauan untuk terus belajar,” ujar Yassierli.
Ia juga mendorong anak muda untuk meningkatkan kemampuan melalui reskilling dan upskilling. Pengembangan keterampilan tersebut dinilai tidak hanya penting untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pekerjaan yang sudah ada, tetapi juga dapat memberikan kesempatan untuk memasuki bidang pekerjaan baru yang berkembang akibat kemajuan teknologi.
Yassierli mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) turut mendorong penguatan core skills dan integrated skills bagi generasi muda.
Core skills mencakup sejumlah aspek seperti kemampuan teknis, kepemilikan sertifikasi, portofolio, serta pengalaman praktik. Sementara integrated skills berkaitan dengan kemampuan mengombinasikan berbagai kompetensi agar sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pekerjaan.
“Di tengah perkembangan AI, peran manusia dalam kreativitas, empati, integritas, kemampuan mengambil keputusan harus terus diperkuat. Oleh karena itu, kita perlu belajar bekerja bersama teknologi,” katanya.
Selain keterampilan teknis, Yassierli menilai kemampuan beradaptasi juga perlu dibangun melalui growth mindset. Menurutnya, pengalaman dan ketekunan dalam mengembangkan kemampuan menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan dunia kerja.
Dilansir dari AntaraNews – Untuk mendukung kesiapan generasi muda, Kemnaker menyediakan berbagai program pengembangan kompetensi. Program tersebut antara lain melalui Balai Pelatihan Vokasi, Magang Nasional, pengembangan talenta, hingga sertifikasi kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Yassierli menegaskan bahwa perubahan dalam dunia kerja akan terus berlangsung sehingga generasi muda perlu memiliki kemauan untuk belajar sepanjang waktu dan memperbarui keterampilan yang dimiliki.
“Dunia kerja akan terus berubah. Sehingga, generasi muda harus memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan beradaptasi dengan perubahan. Pemerintah hadir untuk memastikan ekosistem pendukungnya tersedia,” pungkas Yassierli.
You must be logged in to post a comment Login