Terbaru

Media AS Sebut Trump Siapkan Opsi Serangan Militer ke Iran Sebelum Pemilu Sela

NortonNews – Sejumlah media Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Gedung Putih meminta Pentagon menyiapkan berbagai opsi serangan militer terhadap Iran. Operasi tersebut disebut berpotensi dilakukan sebelum pemilihan umum sela AS yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November.

Seorang pejabat Pentagon menanggapi laporan itu dengan mengatakan bahwa tugas Departemen Pertahanan adalah menyiapkan sekaligus menyampaikan berbagai pilihan operasi militer kepada Presiden. Namun, pejabat tersebut tidak mengonfirmasi ataupun membantah adanya rencana khusus untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Laporan The Atlantic menyebutkan bahwa skala operasi, daftar target, hingga keputusan akhir mengenai kemungkinan serangan masih menjadi bahan pembahasan di internal pemerintahan Trump.

Dilansir dari okezone.com – Sejumlah penasihat Presiden disebut menilai serangan sebaiknya dilakukan setelah pemilu sela. Pertimbangan tersebut salah satunya berkaitan dengan risiko kenaikan harga bahan bakar di dalam negeri apabila operasi militer dilakukan sebelum pemungutan suara.

Sementara itu, seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa Presiden Donald Trump memiliki berbagai pilihan yang dapat digunakan kapan saja.

“AS berada dalam posisi yang sangat kuat. Presiden Trump memegang kendali penuh dan akan melakukan apa pun yang terbaik bagi Amerika Serikat,” ujar pejabat tersebut.

Pentagon Siapkan CENTCOM

Sebelumnya, Axios melaporkan pada Rabu (7/10/2026) bahwa Pentagon telah memerintahkan Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk menyelesaikan persiapan menghadapi kemungkinan operasi tempur berskala besar terhadap Iran.

Persiapan tersebut dilaporkan mencakup sejumlah sasaran potensial, mulai dari sektor energi, infrastruktur hingga fasilitas nuklir.

Meski instruksi tersebut belum menetapkan waktu pasti dimulainya operasi, sumber dari AS dan Israel menyebut kemungkinan aksi militer dapat bertepatan dengan pemilihan umum parlemen Israel pada 27 Oktober.

Rencana tersebut disebut muncul setelah tim keamanan nasional Trump menggelar pertemuan panjang di Camp David pada Jumat (2/10/2026).

Hingga kini, belum ada kepastian bahwa serangan tersebut akan benar-benar dilaksanakan. Laporan mengenai rencana operasi masih berkaitan dengan opsi dan persiapan militer yang tengah dibahas pemerintah AS.

 

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.