Terbaru

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka, Polisi Jadikan Temuan KNKT sebagai Pertimbangan

Jakarta, NortonNews.com — Polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang melibatkan kereta tersebut dengan KRL Commuter Line di wilayah Bekasi. Dalam proses penyidikan, kepolisian menyebut hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turut menjadi salah satu bahan pertimbangan.

Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena menyebabkan sejumlah korban serta menimbulkan gangguan terhadap perjalanan kereta api. Peristiwa itu kemudian ditangani oleh aparat kepolisian dan KNKT untuk mengetahui rangkaian kejadian serta faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang telah dikumpulkan oleh penyidik.

Polisi menjelaskan bahwa temuan KNKT menjadi salah satu bahan yang diperhatikan dalam proses penanganan perkara. Hasil investigasi tersebut digunakan untuk membantu penyidik memahami kondisi yang terjadi sebelum kecelakaan, termasuk faktor teknis dan tindakan yang dilakukan ketika kereta berada dalam perjalanan.

Temuan KNKT sebelumnya mengungkap adanya sejumlah persoalan dalam rangkaian kecelakaan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan sistem persinyalan yang dilalui KA Argo Bromo Anggrek sebelum terjadinya tabrakan.

Dalam hasil investigasinya, KNKT menemukan adanya kondisi pada sistem persinyalan yang membuat masinis tidak memperoleh peringatan sebagaimana yang diharapkan sebelum menghadapi sinyal merah. KA Argo Bromo Anggrek diketahui sebelumnya mendapatkan sinyal hijau ketika meninggalkan Stasiun Bekasi.

Namun, setelah melewati sinyal tersebut, kereta menghadapi Sinyal Blok B104 yang menunjukkan aspek merah karena terdapat KRL yang masih berada di Stasiun Bekasi Timur. Kondisi tersebut menjadi salah satu bagian yang dianalisis KNKT dalam investigasi kecelakaan.

Selain persoalan persinyalan, KNKT juga menemukan adanya kendala dalam komunikasi ketika kondisi darurat terjadi. Informasi mengenai kondisi kereta dan situasi di jalur perjalanan tidak langsung tersampaikan secara optimal kepada petugas yang bertanggung jawab mengatur perjalanan kereta.

Kualitas komunikasi melalui radio juga menjadi salah satu perhatian. Dalam kondisi tertentu, suara yang diterima petugas disebut mengalami gangguan sehingga informasi dari masinis tidak dapat langsung dipahami secara utuh.

KNKT juga menyoroti persoalan koordinasi dan penyampaian informasi antarpetugas. Informasi mengenai keberadaan KRL yang masih berada di Stasiun Bekasi Timur tidak tersampaikan secara optimal kepada pihak yang membutuhkan informasi tersebut untuk mengambil keputusan terkait perjalanan kereta.

Selain faktor komunikasi dan persinyalan, respons pengereman KA Argo Bromo Anggrek juga menjadi bagian penting dalam investigasi KNKT.

Berdasarkan hasil investigasi, masinis tidak langsung menerapkan pengereman darurat ketika menghadapi kondisi yang mengharuskan kereta berhenti. Pengereman dilakukan secara bertahap sebelum kemudian dilakukan pengereman lebih lanjut.

KNKT juga menemukan bahwa belum terdapat prosedur khusus yang menjadi acuan bagi masinis untuk melakukan pengereman darurat ketika kereta melaju dengan kecepatan tinggi di jalur yang memiliki kondisi tertentu.

“Menurut pemahaman Masinis KA 4B, penerapan emergency brake pada kecepatan tinggi serta posisi rangkaian KA yang masih berada di jalan rel lengkung berpotensi menimbulkan risiko berupa jackknife derailment atau tergulingnya rangkaian yang sedang dioperasikan,” tulis KNKT dalam laporan investigasinya.

KNKT juga mencatat bahwa masinis belum mendapatkan pelatihan khusus terkait skenario pengereman darurat dalam kondisi tersebut. Hal ini menjadi salah satu temuan yang diperhatikan dalam proses investigasi kecelakaan.

“Akan tetapi, tidak terdapat prosedur yang menjadi acuan untuk taktis pengereman darurat saat kecepatan tinggi di jalan rel lengkung sehingga taktis pengereman darurat dilakukan berdasarkan penilaian subjektif masinis,” tulis KNKT.

Temuan tersebut kemudian menjadi bagian dari informasi yang dipertimbangkan kepolisian dalam proses penyidikan. Polisi tidak hanya melihat hasil investigasi KNKT, tetapi juga menggabungkannya dengan bukti-bukti lain untuk menentukan unsur pidana dalam perkara tersebut.

Dilansir dari CNN Indonesia, Penetapan masinis sebagai tersangka menunjukkan bahwa proses hukum terhadap kecelakaan tersebut telah masuk ke tahap penyidikan lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta tanggung jawab masing-masing pihak berdasarkan bukti yang tersedia.

Di sisi lain, hasil investigasi KNKT pada dasarnya digunakan untuk mengidentifikasi faktor keselamatan dan penyebab kecelakaan dari sisi transportasi. Sementara itu, proses kepolisian memiliki tujuan berbeda, yakni menentukan ada atau tidaknya unsur pidana berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan adanya hasil investigasi KNKT dan proses penyidikan kepolisian, pengungkapan kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tersebut kini memasuki tahap lanjutan. Polisi masih akan melengkapi proses penyidikan sebelum perkara tersebut diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Kasus ini juga menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan perjalanan kereta api, terutama mengenai sistem persinyalan, komunikasi dalam kondisi darurat, koordinasi antarpersonel, serta prosedur pengereman ketika kereta menghadapi situasi yang berisiko.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.