Dalam sebuah pernyataan yang ramai dibahas di media sosial, Diky menyoroti perbedaan kultur antara pendukung Persib Bandung, yakni Bobotoh, dengan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania. Menurutnya, loyalitas terhadap klub di Jawa Barat sudah tertanam kuat sejak seseorang lahir.
“Di Jawa Barat anak kecil baru lahir sudah menjadi Bobotoh. Di Jakarta, anak kecil baru lahir belum tentu jadi The Jakmania,” ujar Diky dalam video yang beredar di media sosial.
Ia menjelaskan bahwa dukungan terhadap Persib Bandung di Jawa Barat, terutama di Bandung dan sekitarnya, sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Lingkungan keluarga, pertemanan, hingga kehidupan sosial sehari-hari secara tidak langsung membentuk kecintaan terhadap klub berjuluk Pangeran Biru tersebut sejak usia dini. Karena itu, mendukung Persib dianggap bukan sekadar pilihan, tetapi juga bagian dari identitas daerah dan warisan turun-temurun.
Menurut Diky, kondisi tersebut berbeda dengan yang terjadi di Jakarta. Meski Persija memiliki basis suporter yang besar dan loyal, tidak semua anak yang lahir serta tumbuh di ibu kota otomatis menjadi pendukung Persija.
Ia menilai hal itu dipengaruhi oleh kondisi Jakarta sebagai kota metropolitan yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda. Keragaman tersebut membuat banyak anak muda di Jakarta memiliki beragam pengaruh dalam menentukan klub sepak bola favorit mereka, termasuk klub dari luar daerah.
Lebih lanjut, Diky mengatakan bahwa kondisi tersebut menjadi salah satu alasan munculnya kampanye “Jakarta Harus Lebih Persija”. Gerakan itu bertujuan memperkuat identitas lokal sekaligus mengajak masyarakat ibu kota, khususnya generasi muda, agar lebih dekat dan bangga mendukung klub asal daerahnya sendiri, Persija Jakarta.
Menurutnya, membangun loyalitas suporter di kota besar seperti Jakarta memang memiliki tantangan tersendiri dibanding daerah yang kultur sepak bolanya lebih homogen. Meski begitu, perbedaan karakter suporter di tiap daerah justru menjadi bagian dari warna dan dinamika yang membuat sepak bola Indonesia semakin menarik.
You must be logged in to post a comment Login