Nasional

Mahfud MD Ungkap Kedekatannya dengan Prabowo Sejak 2013, Diskusi Intens Baru Terjadi Belakangan

 Jakarta,NortonNews -Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP), Mahfud MD, mengungkapkan bahwa dirinya telah lama menjalin kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto. Meski sudah sering bertemu sejak 2013–2014, Mahfud menyebut diskusi yang benar-benar mendalam dan hangat baru terjadi saat pertemuan di Istana Negara pada Selasa (5/5/2026).

Menurut Mahfud, pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban, bahkan diselingi candaan. Hal itu, kata dia, menjadi tanda bahwa komunikasi berjalan lancar dan terbuka saat membahas berbagai hal, termasuk rekomendasi reformasi Polri.

Terkait wacana penempatan Polri di bawah kementerian, Mahfud menegaskan bahwa pihaknya tidak mengajukan usulan tersebut. Ia menilai posisi Polri akan lebih tepat jika tetap berada langsung di bawah Presiden demi menjaga independensi institusi. Menurutnya, jika berada di bawah kementerian, ada potensi politisasi karena menteri umumnya berasal dari partai politik.

Dalam kesempatan yang sama, Komisi Reformasi Polri juga menyampaikan laporan hasil kerja mereka kepada Presiden Prabowo. Ketua Komisi, Jimly Asshiddiqie, menyebut laporan tersebut cukup komprehensif dan mencakup berbagai rekomendasi untuk perbaikan institusi Polri.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menjelaskan bahwa laporan yang diserahkan memiliki beberapa versi, mulai dari dokumen lengkap setebal ribuan halaman hingga ringkasan singkat agar mudah dipahami Presiden.

Yusril menambahkan, pihaknya kini menunggu arahan dari Presiden terkait tindak lanjut rekomendasi tersebut. Ia optimistis usulan yang diajukan dapat membawa perubahan signifikan, termasuk kemungkinan revisi terhadap undang-undang Polri.

Sementara itu, Mahfud juga mengungkapkan bahwa laporan tersebut terdiri dari sejumlah buku tebal yang memuat berbagai masukan, termasuk aspirasi masyarakat serta rencana pembenahan internal Polri ke depan.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Jimly Asshiddiqie, Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, Supratman Andi Agtas, hingga Ahmad Dofiri, yang turut memberikan pandangan dalam upaya reformasi kepolisian di Indonesia.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.