(Jakarta, Norton News) — dilansir dari kompas.com Telah terjadi penyiraman air keras kepada mahasiswi di Yogyakarta. Korban disiram air keras oleh seseorang di tempat kosnya saat hendak berangkat ibadah perayaan natal.
Otak pelaku penyiraman air keras adalah mantan pacar korban bernama Belly Vilsen yang merupakan mahasiswa S2 Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Hal ini dikonfirmasi oleh Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Gregorius Sri Nurhartanto (27/12).
Disampaikan pula bahwa pihak kampus akan tetap akan memberikan sanksi sesuai dengan kode etik yang berlaku dan diketahui pelaku baru berkuliah selama 1 semester program magister hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Dari kejadian tersebut polisi menangkap dua orang pelaku yakni Belly Vilsen selaku mantan pacar korban dan satu orang inisial S alias Satim.
Sebelumnya, pelaku alias mantan pacar korban menunggah pekerjaan di media sosial Facebook dan unggahan tersebut di respon oleh Satim. Kedua pelaku lanjut berkomunikasi via whatsapp dan diketahui Belly mengaku sebagai wanita dengan nama Senlung kepada S alias Satim.
Pada S alias Satim pelaku (belly) mengaku bahwa suaminya selingkuh dengan wanita lain dan wanita tersebut yang dimaksud adalah korban. S alias Satim meminta bayaran sebesar 7 juta rupiah dan akan dilunasi setelah aksinya berhasil. Namun S alias Satim meminta uang muka sebesar 1.6 juta rupiah untuk membeli keperluan untuk melancarkan aksinya yaitu jaket ojek online, masker dan air keras.
Pelaku (belly) mengetahui bahwa korban sedang berada di kosannya dan sedang bersiap untuk melakukan ibadah natal. Pelaku (belly) langsung berkoordinasi dengan s alias Satim untuk langsung melancarkan aksinya dan s alias Satim berangkat ke kosan korban dengan menyimpan air keras di gelas plastik boba yang di dobel. Melihat ada kosan korban terbuka sedikit s alias Satim lalu menyiram air keras ke korban yang tengah berada di dalam kosannya.
You must be logged in to post a comment Login