Sebuah video yang menampilkan seorang sopir truk berhenti di bahu jalan tol viral di media sosial. Pengemudi tersebut diketahui menghentikan kendaraannya karena sudah tidak mampu menahan keinginan untuk buang air kecil saat sedang melintas di jalan tol.
Peristiwa itu diduga terjadi di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Betajam).
Video tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @galihlinggau. Dalam keterangannya, pengemudi menceritakan alasan dirinya terpaksa menghentikan truk di bahu jalan karena jarak menuju rest area masih cukup jauh.
“Mau ke rest area masih sangat jauh. Dah gak ketahan lagi sampai mau keluar sendiri air kencingnya. Makanya aku berhenti paling cuma 2 menit gak sampai. Tiba-tiba aja muncul PJR. Memang bener hari apes gak ada di kalender,” tulis akun tersebut.
Sopir mengaku hanya berhenti selama beberapa menit untuk buang air kecil. Namun, tak lama setelah itu, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) datang dan menghampirinya.
Aturan Penggunaan Bahu Jalan Tol
Kejadian tersebut kembali menjadi perhatian publik terkait aturan penggunaan bahu jalan tol. Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 5 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, bahu jalan tol pada prinsipnya hanya dapat digunakan dalam kondisi darurat.
Beberapa kondisi yang termasuk keadaan darurat antara lain:
Kendaraan mengalami kerusakan atau mogok.
Ban kendaraan pecah atau kempes.
Terjadi kecelakaan lalu lintas.
Pengemudi atau penumpang mengalami kondisi medis darurat.
Menunggu bantuan derek resmi.
Dengan demikian, bahu jalan tol tidak diperuntukkan sebagai tempat beristirahat, tidur, makan, menaikkan atau menurunkan penumpang, maupun melakukan aktivitas pribadi seperti buang air kecil.
Berhenti di Bahu Tol Berisiko
Meski rasa ingin buang air kecil merupakan kondisi alami yang terkadang sulit ditahan, menghentikan kendaraan di bahu jalan tol tetap memiliki risiko keselamatan. Kendaraan yang melintas di jalur utama umumnya melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga kendaraan yang berhenti di bahu jalan berpotensi tertabrak.
Untuk menghindari situasi serupa, pengemudi disarankan memperhitungkan kondisi fisik serta jarak menuju fasilitas yang tersedia. Jika membutuhkan toilet atau ingin beristirahat, pengemudi sebaiknya memanfaatkan rest area resmi yang tersedia di sepanjang jalur tol.
You must be logged in to post a comment Login