Jakarta,Norton News- Kodam III/Siliwangi sedang menindaklanjuti informasi terkait dugaan prajurit TNI yang menjadi korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang hingga saat ini menimpa puluhan warga. Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan kebenaran laporan yang menyebutkan 23 prajurit TNI termasuk dalam daftar warga yang belum ditemukan akibat bencana longsor tersebut.
“Saya belum memperoleh informasi apakah ada anggota kami termasuk dalam 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali,” ujar Mahmuddin saat ditemui pada Sabtu (24/1/2026). Ia menekankan bahwa saat ini Kodam III/Siliwangi memusatkan upaya personelnya pada proses evakuasi dan pencarian korban bersama tim gabungan.
Longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, telah menewaskan delapan orang, sementara 82 warga lainnya masih dalam pencarian. Menurut laporan, proses evakuasi sempat beberapa kali terhenti akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda lokasi longsor sejak pagi.
Dilansir Dari KOMPAS- “Kami akan terus melanjutkan pencarian meskipun kendala di lapangan, terutama cuaca, masih cukup besar. Mengenai anggota kami yang keberadaannya belum diketahui, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dan akan segera memastikan hal tersebut,” kata Mahmuddin.Mahmuddin menambahkan bahwa derasnya aliran air dan ketidakstabilan material longsor membuat penggunaan alat berat di lokasi kejadian belum memungkinkan.
Kondisi ini turut meningkatkan risiko keselamatan bagi tim evakuasi. “Air masih deras mengalir, dan material longsor terus bergerak ke bawah, sehingga penggunaan alat berat belum memungkinkan di lokasi,” ujar Mahmuddin. Ia juga mengingatkan seluruh personel dan relawan yang terlibat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian korban.
You must be logged in to post a comment Login