Health

Kabut Asap Palembang Kian Pekat, Lima Titik Catat Kualitas Udara Sangat Tinggi

Palembang, NortonNews.com – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (5/10/2026) malam. Kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah terpantau sangat buruk setelah sebelumnya berada pada level berbahaya sejak dini hari.

Berdasarkan pemantauan aplikasi IQAir pada Senin malam, terdapat lima titik di Palembang dan sekitarnya yang mencatat angka indeks kualitas udara sangat tinggi. Nilai tertinggi tercatat di kawasan Musi 2 Palembang dengan AQI mencapai 963.

Selain Musi 2, empat wilayah lain juga mencatat angka tinggi. Universitas Sriwijaya berada di angka 663, GP Plm 533, Sukarami 499, sedangkan Demang mencapai 497.

Lima titik tersebut menjadi perhatian karena semakin tinggi angka AQI, semakin buruk kualitas udara yang terpantau. Kondisi itu terjadi saat kabut asap kembali terlihat tebal di sejumlah kawasan Palembang.

PM2.5 Sempat Capai 881 MikroMikrogram per Meter Kubik

Sebelumnya, kualitas udara Palembang juga tercatat berada dalam kategori berbahaya sejak dini hari hingga pagi hari. Berdasarkan pemantauan BMKG, konsentrasi PM2.5 di Talang Betutu mencapai 881 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WIB.

Kondisi serupa juga terpantau di kawasan Musi 2. Konsentrasi PM2.5 di lokasi tersebut sempat mencapai 802,3 mikrogram per meter kubik pada pukul 03.00 WIB.

Dilansir dari Suara.com – Kabut asap yang pekat turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan transportasi udara. Jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sempat menurun hingga sekitar 400 meter sehingga sejumlah penerbangan mengalami penundaan.

Pada Senin, tercatat 18 penerbangan terdampak, terdiri dari 11 penerbangan keberangkatan dan tujuh penerbangan kedatangan. Gangguan juga terjadi pada rute internasional Palembang-Kuala Lumpur.

Warga Diminta Waspada

Kondisi kabut asap yang kembali memburuk membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kualitas udara yang buruk akibat tingginya konsentrasi partikulat halus dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan.

Kabut asap di Palembang sendiri berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Kondisi tersebut membuat kualitas udara di ibu kota provinsi tersebut terus menjadi perhatian.

 

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.