Jakarta, NortonNews– Fasilitas kesehatan di Israel dilaporkan berada dalam status siaga penuh menyusul meningkatnya ketegangan dengan Iran. Sejumlah rumah sakit mulai memindahkan pasien rawat inap ke area bawah tanah yang telah dipersiapkan sebagai ruang perlindungan.
Langkah ini diambil berdasarkan pengalaman sebelumnya ketika serangan menghantam Soroka University Medical Center hingga mengalami kerusakan berat. Saat itu, pemindahan pasien ke ruang bawah tanah dinilai berhasil menyelamatkan banyak nyawa.
Mengutip The Jerusalem Post, seluruh rumah sakit diwajibkan menyiapkan area terlindungi, termasuk memanfaatkan tempat parkir bawah tanah. Proses relokasi pasien diperkirakan memakan waktu beberapa jam. Rumah sakit swasta juga turut bersiap, termasuk Assuta Ramat HaHayal Hospital yang menyediakan sekitar 200 tempat tidur serta ruang operasi yang aman. Jika diperlukan, fasilitas rumah sakit bawah tanah di Tel Aviv akan menampung pasien dari rumah sakit umum.
Dilansir dari Detikcom- Selain itu, klinik yang tidak memiliki ruang perlindungan sesuai standar tidak akan beroperasi saat situasi darurat. Layanan kesehatan akan dialihkan ke fasilitas yang lebih aman, sementara penggunaan telemedisin diperluas untuk memastikan pasien, khususnya lansia dan penderita penyakit kronis, tetap mendapatkan perawatan.
Tantangan lain muncul bagi pasien yang bergantung pada peralatan medis berbasis listrik. Sekitar 2.400 pasien yang menggunakan ventilator kompleks telah dibekali generator pribadi yang mampu menyediakan daya hingga 72 jam. Otoritas kesehatan juga menyiapkan stasiun pengisian daya serta skema evakuasi apabila terjadi serangan langsung atau pemadaman listrik dalam waktu lama.
Sebelumnya, militer Israel melaporkan mendeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya pada Sabtu (28/2), setelah Tel Aviv melakukan serangan ke Teheran dan sejumlah lokasi lain. Serangan tersebut memicu sirene peringatan di beberapa daerah di Israel.
Angkatan Bersenjata Israel (IDF) menyatakan bahwa sistem pertahanan telah diaktifkan untuk mencegat rudal-rudal tersebut.
“Beberapa waktu lalu, sirene berbunyi di berbagai wilayah di negara ini setelah terdeteksi sejumlah rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel,” demikian pernyataan IDF
You must be logged in to post a comment Login