NortonNews.com- Perang di kawasan Timur Tengah masih terus memanas. Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, menyatakan bahwa Iran sepenuhnya siap menghadapi konflik jangka panjang dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia juga mengungkapkan bahwa Iran tengah bersiap memperkenalkan generasi baru senjata strategis yang belum pernah digunakan di medan pertempuran.
Menurut Naeini, gelombang serangan yang dilakukan dalam Operasi “Janji Sejati 4” sejauh ini baru memanfaatkan sebagian kecil dari kekuatan militer Iran yang sebenarnya.
“Iran akan segera menghadirkan inisiatif dan persenjataan baru. Teknologi ini belum pernah dikerahkan secara besar-besaran. Musuh harus bersiap menghadapi serangan yang lebih menyakitkan pada setiap gelombang operasi berikutnya,” ujarnya seperti dikutip dari media Iran, Press TV, Jumat (6/3/2026).Pengumuman tersebut muncul bersamaan dengan peluncuran rudal Khayber yang diarahkan ke Tel Aviv, Israel. Serangan itu memicu sejumlah ledakan di berbagai titik wilayah tersebut. Petugas pemadam kebakaran terlihat berusaha memadamkan kobaran api di sebuah gedung permukiman yang berada tidak jauh dari pusat kawasan komersial.
Dilansir AFP pada Jumat (6/3/2026), ledakan tersebut terjadi setelah Israel memperluas operasi militernya terhadap Hizbullah. Israel juga berjanji akan membalas kelompok militan yang didukung Teheran itu karena ikut terlibat dalam konflik setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dilansir dari Detikcom- Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran telah meluncurkan rudal yang diarahkan ke “target di jantung Tel Aviv”. Sebelumnya, militer Israel menyatakan sedang berupaya mencegat serangan rudal Iran yang datang pada Kamis (5/3) malam waktu setempat.
Seorang wartawan AFP di Tel Aviv melaporkan mendengar dua gelombang ledakan yang hampir terjadi bersamaan di berbagai bagian kota. Jejak roket juga terlihat menerangi langit di Netanya, kota yang terletak di utara Tel Aviv di pesisir Mediterania Israel.
Setelah serangan tersebut, layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menyatakan timnya telah memeriksa sejumlah lokasi yang dilaporkan terdampak. Namun, tidak ditemukan korban jiwa.
Sementara itu, kepolisian Israel menyebut petugas sedang menangani lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya rudal di wilayah Israel bagian tengah. Mereka menambahkan bahwa memang terjadi kerusakan, tetapi tidak ada laporan korban luka.
You must be logged in to post a comment Login