Bern, NortonNews.com – Seorang pria nekat melakukan aksi bakar diri di dalam sebuah bus di kota kecil di Swiss. Peristiwa tragis itu menyebabkan sedikitnya enam orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir dari Reuters, Rabu (11/3/2026), kepolisian setempat menyebut bus tersebut terbakar saat melintas di jalan kawasan Kerzers, sebuah kota di wilayah Fribourg yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Bern, ibu kota Swiss. Insiden itu terjadi pada Selasa (10/3) malam waktu setempat.
Pihak kepolisian menduga kebakaran tersebut dipicu oleh tindakan yang dilakukan secara sengaja.
“Sejauh ini kami memiliki sejumlah indikasi yang mengarah bahwa peristiwa itu merupakan tindakan yang disengaja oleh seseorang yang berada di dalam bus,” ujar juru bicara Kepolisian Fribourg, Frederic Papaux.
Seorang juru bicara kepolisian lainnya, Christa Bielmann, menyampaikan bahwa para penyidik tengah menelusuri laporan yang menyebut ada seseorang yang menyiramkan bahan bakar ke tubuhnya sendiri. Ia juga menegaskan bahwa masih terlalu awal untuk memastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan aksi terorisme.
“Kami tidak menemukan indikasi yang mengarah bahwa peristiwa ini merupakan serangan teroris,” ujar anggota Dewan Negara Swiss, Romain Collaud. Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan atas insiden tersebut masih terus berlangsung.
Dilansir dari Detik.com- Kepolisian setempat menyebutkan tiga korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara dua orang lainnya yang sempat terjebak di dalam bus yang terbakar juga mendapat penanganan medis di lokasi, namun tidak perlu dirawat lebih lanjut di rumah sakit.
Media lokal Swiss, 20 Minutes, melaporkan adanya video dari lokasi kejadian yang memperlihatkan salah satu korban luka menyatakan bahwa pelaku yang membakar dirinya sendiri adalah seorang pria.
“Seorang pria membakar dirinya sendiri. Dia menyiramkan bensin ke tubuhnya lalu menyalakan api,” ujar korban luka tersebut dalam video, tanpa menyebutkan identitasnya.
Rekaman video yang diambil setelah api berhasil dipadamkan menunjukkan kondisi bus yang sudah hangus terbakar.
Sementara itu, Presiden Swiss Guy Parmelin menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa insiden mematikan itu masih dalam proses penyelidikan. “Saya terkejut dan sangat sedih karena kembali ada korban jiwa akibat kebakaran serius di Swiss,” katanya.
You must be logged in to post a comment Login