Nasional

GoTo Bagi-Bagi Kabar Baik Anggaran BHR Ojol Naik Dua Kali Lipat Tahun Ini

NortonNews.com– PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), penyedia layanan ride-hailing, mengumumkan bahwa anggaran Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojol tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025. Direktur Utama sekaligus CEO GoTo, Hans Patuwo, menyatakan bahwa alokasi BHR naik dari Rp 50 miliar pada 2025 menjadi Rp 110 miliar untuk 2026.

Selain itu, untuk kategori dengan nominal terendah, BHR mengalami kenaikan tiga sampai empat kali lipat, dari Rp 50.000 pada 2025 menjadi Rp 150.000 untuk mitra roda dua dan Rp 200.000 untuk mitra roda empat pada 2026.

“BHR diberikan sebagai bentuk apresiasi GoTo terhadap kontribusi mitra dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan sepanjang 12 bulan terakhir, sekaligus disesuaikan dengan kemampuan perusahaan,” ujar Hans dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (3/3/2026).

Dilansir dari Kompas.com- Hans menjelaskan bahwa BHR akan diberikan kepada mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama maupun tambahan, serta yang berkomitmen mempertahankan kualitas layanan yang baik bagi pelanggan.Hans menegaskan bahwa pemberian BHR didasarkan pada prinsip keseimbangan, serta disalurkan secara transparan dan akuntabel.

“Kami menyadari bahwa setiap mitra memiliki perjalanan berbeda; ada yang aktif penuh sepanjang 12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kesehatan atau tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, tahun ini kami memperbarui kategori penerima BHR dengan mempertimbangkan dinamika dan tantangan di lapangan,

” jelas Hans. Ia menambahkan, besaran BHR untuk mitra Gojek roda dua berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 900.000, sementara mitra roda empat menerima antara Rp 200.000 hingga Rp 1,6 juta.

Langkah GoTo meningkatkan anggaran BHR dibandingkan tahun sebelumnya mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyebut ada sekitar 400.000 mitra Gojek yang akan menerima BHR pada 2026.

“Perhitungan BHR ini dilakukan melalui komunikasi intensif dengan para aplikator, dan alhamdulillah, komitmen mereka juga tercermin dari kehadiran perwakilan pada pagi ini,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa. Ia menambahkan, pemerintah mendorong para aplikator untuk menyalurkan BHR paling lambat H-7 menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun, jika aplikator memungkinkan untuk menyalurkan lebih awal, pemerintah juga mendorong hal tersebut. “Kami mendorong agar penyaluran dilakukan lebih cepat, yaitu mulai H-14 hingga paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri,” tegas Airlangga.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.