Jakarta,NortonNews.com – Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H/2026 M, para jemaah diimbau untuk menyiapkan seluruh perlengkapan dengan baik dan matang.
Selain kesiapan fisik serta kelengkapan dokumen, penggunaan gelang haji 2026 menjadi hal yang wajib karena memuat data penting jemaah selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, gelang identitas tersebut dibuat dari bahan logam seperti baja putih atau monel dan memiliki fungsi lebih dari sekadar aksesori biasa.
Gelang tersebut berfungsi sebagai alat identifikasi utama yang dirancang untuk membantu melindungi serta mengamankan pergerakan jemaah.
Peran pentingnya akan sangat terlihat ketika jemaah kehilangan arah atau terpisah dari rombongan, terutama di tengah padatnya aktivitas dan mobilitas di Arab Saudi.
- Gelang haji memuat sejumlah data penting, di antaranya nomor kelompok terbang (kloter), nomor paspor jemaah, nomor maktab, serta tahun keberangkatan haji.
- Selain itu, terdapat tulisan tahun keberangkatan yang disertai logo dan teks “KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH RI”, tulisan “Indonesia” dalam aksara Arab, serta bendera Merah Putih yang dipadukan dengan kode embarkasi asal jemaah.
Dilansir dari CNN Indonesia – Untuk pelaksanaan Haji 2026, para jemaah direncanakan mulai masuk asrama pada Selasa (21/4).
Keesokan harinya, Rabu (22/4), jemaah gelombang pertama akan diberangkatkan dari Indonesia menuju Madinah. Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan berangkat ke Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.
Adapun rincian jadwal perjalanan haji 2026 adalah sebagai berikut:
Fase Keberangkatan
- 21 April 2026: Jemaah mulai memasuki asrama haji.
- 22 April 2026: Pemberangkatan perdana gelombang I dari Indonesia ke Madinah.
- 1 Mei 2026: Awal perpindahan jemaah gelombang I dari Madinah ke Makkah.
- 6 Mei 2026: Penutupan keberangkatan gelombang I dari Indonesia ke Madinah.
- 7 Mei 2026: Awal keberangkatan gelombang II dari Indonesia menuju Jeddah.
- 15 Mei 2026: Akhir perpindahan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
- 21 Mei 2026: Penutupan keberangkatan gelombang II dari Indonesia ke Jeddah sekaligus batas akhir kedatangan di Bandara KAAIA Jeddah.
Fase Puncak Haji
- 25 Mei 2026: Jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah.
- 26 Mei 2026: Pelaksanaan wukuf di Arafah.
- 27 Mei 2026: Perayaan Iduladha 1447 H.
- 28 Mei 2026: Hari Tasyriq pertama.
- 29 Mei 2026: Hari Tasyriq kedua (Nafar Awal).
- 30 Mei 2026: Hari Tasyriq ketiga (Nafar Tsani).
Fase Kepulangan
- 1 Juni 2026: Kedatangan awal jemaah haji gelombang I di Indonesia.
- 7 Juni 2026: Awal perpindahan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah.
- 15 Juni 2026: Penutupan pemulangan gelombang I dari Jeddah ke Indonesia.
- 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448 H sekaligus awal kepulangan gelombang II dari Madinah ke Indonesia.
- 21 Juni 2026: Akhir perpindahan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah.
- 30 Juni 2026: Penutupan pemulangan gelombang II dari Madinah ke Indonesia.
- 1 Juli 2026: Kedatangan terakhir jemaah haji gelombang II di Tanah Air.
You must be logged in to post a comment Login