WARTAKOTALIVE, Norton news- Sebuah video yang beredar luas di media sosial menyebutkan kawasan Hutan Kota Cawang, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, diduga kembali menjadi lokasi praktik prostitusi sesama jenis beberapa waktu lalu.
Kasus serupa sebelumnya sempat terungkap pada 2023. Saat itu, Satpol PP melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari penjagaan rutin hingga penambahan pagar di area taman.
Namun, hampir tiga tahun setelah penindakan tersebut, dugaan praktik serupa disebut kembali terjadi di lokasi yang sama.
Sejumlah pria diduga masuk ke area taman kota melalui celah sempit di sekitar lokasi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut guna memastikan fungsi ruang terbuka hijau tetap terjaga, aman, dan tertib.
“Nanti akan saya tindak lanjuti. Saya akan meminta Satpol PP DKI segera menertibkan lokasi tersebut. Jakarta tidak boleh memiliki tempat-tempat seperti itu,” tegasnya saat berada di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (28/2/2026) malam.
Dilansir Dari Tribunnews.com-, Pria yang mengenakan baju koko putih itu menegaskan bahwa ruang-ruang publik di Jakarta harus dijaga agar tidak disalahgunakan.
Ia juga tidak menginginkan adanya pelanggaran norma maupun hukum di taman-taman yang dikelola Pemprov DKI.
Pramono juga berencana menambah jumlah CCTV di sekitar lokasi serta meningkatkan patroli di area yang dianggap rawan.
“Semua akan kami perlakukan sama dengan memperketat pengawasan, termasuk melalui pemasangan CCTV,” tegasnya.
Sebuah rekaman video yang menampilkan sejumlah pria memasuki kawasan Hutan Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, ramai beredar di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram @ijoeel tersebut, perekam video menyebut area hutan kota itu kerap didatangi sejumlah pria pada malam hari.
“Tidak tahu kenapa, tempat ini sering dijadikan lokasi berkumpul para pria. Kurang jelas juga sebenarnya untuk tujuan apa,” ujar perekam dalam video tersebut.
Perekam video tersebut mengaku tidak mengetahui maksud kedatangan sejumlah pria itu ke lokasi.
Ia menyebutkan, aktivitas tersebut umumnya berlangsung setelah pukul 01.00 WIB.
You must be logged in to post a comment Login