Jakarta,NortoNews.com – Elon Musk kembali menyandang status sebagai triliuner setelah kekayaannya melonjak seiring kenaikan nilai saham SpaceX dan Tesla.
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Musk bertambah sekitar US$65 miliar atau setara Rp1.163 triliun dalam waktu singkat. Dengan kenaikan tersebut, total kekayaannya kini mencapai sekitar US$1,04 triliun atau Rp18.623 triliun dengan asumsi kurs Rp17.908 per dolar AS.
Kenaikan kekayaan tersebut terutama dipengaruhi oleh performa saham dua perusahaan yang menjadi sumber utama harta Musk. Saham SpaceX tercatat meningkat sekitar 13 persen sejak awal Oktober 2026, sedangkan saham Tesla menguat 6,7 persen.
Kondisi tersebut membuat kekayaan Musk kembali menembus angka US$1 triliun untuk pertama kalinya dalam sekitar tiga bulan terakhir. Lebih dari 98 persen kekayaan bersihnya berasal dari kepemilikan di SpaceX dan Tesla.
Sempat Kehilangan Status Triliuner
Dilansir dari Liputan6.com – Musk sebelumnya mencatat sejarah sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun pada Juni 2026. Pencapaian tersebut terjadi setelah SpaceX mencatatkan rekor melalui penawaran saham perdana atau IPO.
Namun, status tersebut tidak bertahan lama. Kekayaan Musk kemudian turun setelah saham SpaceX mengalami tekanan akibat kekhawatiran investor terhadap valuasi perusahaan yang dinilai terlalu tinggi.
Pada akhir Juli 2026, kekayaan Musk bahkan sempat merosot lebih dari US$600 miliar atau sekitar Rp10.744 triliun. Penurunan tersebut terjadi setelah periode pelemahan saham perusahaan-perusahaan yang menjadi sumber utama kekayaannya.
Saham SpaceX dan Tesla Kembali Menguat
Kenaikan terbaru kekayaan Musk terjadi ketika sentimen investor terhadap SpaceX dan Tesla kembali membaik.
Pada 5 Oktober 2026, analis Morgan Stanley memberikan penilaian positif terhadap SpaceX karena melihat adanya peluang pertumbuhan yang kuat pada sektor antariksa dan kecerdasan buatan. Saham SpaceX pun telah mengalami pemulihan sekitar 58 persen dari level terendahnya pada Agustus.
Sementara itu, Tesla juga mendapatkan sentimen positif setelah melaporkan angka penjualan kuartal ketiga yang lebih baik dari perkiraan. Perkembangan tersebut turut membantu mendorong kenaikan nilai kekayaan Musk.
Meski kembali menjadi triliuner, besarnya kekayaan Musk tetap sangat bergantung pada pergerakan nilai saham SpaceX dan Tesla. Perubahan harga saham kedua perusahaan tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap total kekayaan bersihnya.
You must be logged in to post a comment Login