Terbaru

Celebration FSC Forest Week 2026 Hadir di IPB University Bogor, Ajak Generasi Muda Memahami Peran dalam Masa Depan Hutan Indonesia

Sesi foto ceremonial Celebration FSC Forest Week 2026 di IPB University, Bogor, bersama perwakilan peserta BEM IPB University. Tampak Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group, bersama Dr. Mahdi Mubarok, S.Si., M.Si., Komisi Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University; Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia; Mohamad Miftah Rahman, PhD, Lecturer & Researcher IPB University; Thomas Hidayat Kurniawan, M.M., Founder & CEO MK Academy; dan Dinda Trisnadi, Policy Manager FSC Asia Pacific, bersama perwakilan peserta BEM IPB University.


Celebration FSC Forest Week 2026 di Indonesia diselenggarakan di Auditorium Sylva Pertamina, IPB University, Bogor, dan dihadiri oleh mahasiswa serta perwakilan BEM IPB University. Tampak Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group; sedang berbincang dengan Dr. Mahdi Mubarok, S.Si., M.Si., Komisi Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University; Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia; Mohamad Miftah Rahman, PhD, Lecturer & Researcher IPB University; Thomas Hidayat Kurniawan, M.M., Founder & CEO MK Academy; dan Dinda Trisnadi, Policy Manager FSC Asia Pacific, bersama perwakilan peserta BEM IPB University.

BOGOR, 3 Oktober 2026 Rangkaian FSC Forest Week 2026 di Indonesia berlanjut melalui kegiatan Celebration FSC Forest Week 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Sylva Pertamina, IPB University, Bogor. Mengusung semangat “Choose Forests. Choose FSC”, kegiatan ini mempertemukan FSC Indonesia, IPB University, Tetra Pak Indonesia, IRCOMM Group, MK Academy, serta mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dalam talkshow mengenai pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dan masa depan sektor kehutanan Indonesia.

Celebration FSC Forest Week 2026 dirancang sebagai ruang dialog yang mempertemukan perspektif akademik, responsible forest management, sertifikasi, industri, dan rantai pasok, sehingga mahasiswa dapat melihat isu kehutanan secara lebih luas, dari hutan hingga produk yang digunakan masyarakat. Acara diawali dengan pembukaan oleh MC dan sambutan dari IPB University serta IRCOMM Group. yang disampaikan oleh Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group, kemudian dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari IPB University, FSC Indonesia, dan MK Academy. Kegiatan yang dihadiri oleh para mahasiswa dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University ini juga didukung oleh PT Suparma Tbk, PT Indosal Jaya Mandiri, Karya Wahana Sentosa (KWaS), LURAVELLE. BIG Records Asia, JQ Composey, NORTON Records, NORTON News, dan IRCOMM Norton Foundation.

Dalam sesi talkshow, Bapak Mohamad Miftah Rahman, PhD Lecturer & Researcher, Department of Forest Products, IPB University membuka pembahasan melalui perspektif akademik, riset, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung masa depan kehutanan yang berkelanjutan. Selanjutnya, Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia, membahas pentingnya responsible forest management serta keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pengelolaan hutan. Sementara itu, Thomas Hidayat Kurniawan, CEO MK Academy, mengulas pentingnya FSC certification, traceability, dan supply chain, termasuk. bagaimana prinsip pengelolaan hutan yang bertanggung jawab dapat diteruskan dari sumber hingga menjadi material dan produk. MK Academy juga memiliki layanan training, consulting, assessment, dan certification terkait penerapan standar FSC Forest Management (FM) dan Chain of Custody (CoC). Talkshow dimoderatori sekaligus dipandu oleh Meyla Fadila Hasanah dari MK Academy.


Celebration FSC Forest Week 2026 di Indonesia merupakan bagian dari rangkaian FSC Forest Week, kampanye global yang diselenggarakan di berbagai negara untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan hutan yang bertanggung jawab. Kegiatan yang berlangsung di IPB University, Bogor, ini dihadiri oleh mahasiswa dan perwakilan BEM IPB University. Tampak Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group; Dr. Mahdi Mubarok, S.Si., M.Si., Komisi Kemahasiswaan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University; Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia; Mohamad Miftah Rahman, PhD, Lecturer & Researcher IPB University; Thomas Hidayat Kurniawan, M.M., Founder & CEO MK Academy; dan Dinda Trisnadi, Policy Manager FSC Asia Pacific, bersama perwakilan peserta BEM IPB University.

Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop, Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mengatakan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu melihat persoalan kehutanan secara lebih komprehensif. “Hutan bukan hanya sumber daya alam yang perlu kita jaga, tetapi juga bagian penting dari kehidupan dan pembangunan Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang memahami hutan Indonesia. Pendidikan dari perspektif keilmuan sekaligus mampu melihat keterkaitannya dengan masyarakat, industri ekonomi, dan masa depan lingkungan. Kami menyambut baik kolaborasi FSC Forest Week 2026 di IPB University sebagai ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memahami bahwa keberlanjutan hutan membutuhkan kontribusi lintas disiplin dan lintas sektor. Masa depan hutan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang akan mengelolanya. Mahasiswa perlu memahami kehutanan secara utuh, tidak hanya dari aspek ekologi, tetapi juga industri, rantai pasok. sertifikasi, dan pemanfaatan hasil hutan secara bertanggung jawab. Melalui Celebration FSC Forest Week 2026, kami berharap mahasiswa semakin memperkuat kompetensi dan kepedulian terhadap keberlanjutan, serta mampu melihat hutan sebagai bagian dari sistem sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk generasi masa kini dan mendatang.

Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group, menekankan pentingnya memperkenalkan isu kehutanan kepada generasi muda melalui kolaborasi berbagai pihak. “Kami ingin FSC Forest Week tidak berhenti sebagai sebuah kampanye, tetapi menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif dan membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai hutan. Mahasiswa Fakultas Kehutanan merupakan calon profesional yang nantinya akan terlibat dalam pengelolaan hutan, industri, riset, kebijakan, maupun rantai pasok. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perjalanan menjaga hutan tidak berhenti di kawasan hutan, tetapi berlanjut hingga industri, produk, dan pilihan masyarakat sebagai konsumen.

Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan rangkaian FSC Forest Week 2026 di Indonesia yang diselenggarakan oleh Tetra Pak Indonesia dan IRCOMM Group bersama para mitra FSC. Rangkaian program FSC Forest Week 2026 mencakup berbagai kegiatan edukasi, kampanye digital, serta program kreatif seperti FSC Forest Week InstaCook Contest, FSC Forest Week Packaging Hunt Contest, dan FSC Forest Week Cover Song Contest.


Foto bersama beberapa peserta dan panitia BEM IPB University dalam rangkaian Celebration FSC Forest Week 2026 di IPB University, Bogor. Tampak Thomas Hidayat Kurniawan, CEO MK Academy; Isra Ruddin, CEO IRCOMM Group; Dinda Trisnadi, Policy Manager FSC Asia Pacific; Rahmad Nanda, EUDR & FSC Solutions Officer FSC Indonesia; Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia; Mohamad Miftah Rahman, PhD, Lecturer & Researcher IPB University; dan Alwi Ramdani, Junior Consultant MK Academy, bersama peserta dan panitia BEM IPB University.

Kehadiran Celebration FSC Forest Week 2026 di IPB University diharapkan dapat memperluas dialog antara dunia akademik, FSC, industri, dan generasi muda, sekaligus mendorong mahasiswa untuk memahami peran mereka dalam membangun masa depan kehutanan Indonesia. Melalui semangat “Choose Forests. Choose FSC., FSC Forest Week 2026 mengajak masyarakat untuk melihat bahwa menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama-mulai dari bagaimana hutan dikelola, bagaimana produk dihasilkan, hingga bagaimana masyarakat memilih dan menggunakan produk dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Thomas Hidayat Kurniawan, CEO MK Academy, melihat pentingnya mahasiswa. mempersiapkan kompetensi yang lebih luas untuk menghadapi perkembangan industri kehutanan. “Dunia kehutanan terus berkembang dan kebutuhan industri terhadap tenaga profesional dengan kompetensi sustainability, certification, assessment, dan supply chain semakin meningkat. Mahasiswa perlu melihat bahwa ilmu kehutanan dapat membawa mereka ke berbagai bidang dan peran profesional, Pemahaman terhadap standar FSC dan rantai pasok menjadi salah satu kompetensi yang relevan untuk dipelajari sejak di bangku kuliah.

Indra Setia Dewi, Value Chain & Business Development Manager FSC Indonesia, menambahkan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan pengelolaan hutan. “Masa depan hutan tidak hanya ditentukan oleh bagaimana kita mengelola hutan hari ini, tetapi juga bagaimana kita mempersiapkan generasi yang akan mengelola dan mengambil keputusan tentang hutan di masa depan Mahasiswa perlu memahami bahwa responsible forestry bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut masyarakat, ekonomi, tata kelola, industri, dan bagaimana hasil hutan digunakan secara bertanggung jawab.

 

-END-

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.