JAKARTA, NortonNews.com – Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Jumat (2/10/2026). Prakiraan tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui prakiraan cuaca sejumlah kota di Indonesia.
Di Pulau Sumatra, hujan ringan diperkirakan terjadi di Aceh, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Jambi, dan Bandar Lampung. Sementara itu, Medan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang. BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan disertai petir di Padang dan Bandar Lampung.
Dilansir dari ANTARA News Yogyakarta – beberapa wilayah Sumatra juga diprakirakan mengalami kondisi udara kabur. Pangkal Pinang dan Palembang, misalnya, diprediksi mengalami udara kabur dengan suhu maksimum masing-masing mencapai 34 dan 35 derajat Celsius.
Beranjak ke Pulau Jawa, Jakarta dan Semarang berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara Serang dan Bandung diprakirakan mendapat hujan dengan intensitas sedang. Adapun Yogyakarta dan Surabaya diprediksi berada dalam kondisi berawan.
Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar serta Mataram diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Sementara Kupang diprediksi cerah berawan dengan suhu berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius.
Di Kalimantan, hujan ringan berpotensi terjadi di Pontianak dan Tanjung Selor. Samarinda diprakirakan mengalami kondisi asap atau kabut dengan suhu sekitar 33 derajat Celsius. Kondisi udara kabur juga berpotensi terjadi di Palangkaraya dan Banjarmasin.
Sementara itu, wilayah Maluku dan Maluku Utara diprediksi memiliki kondisi cuaca yang beragam. Ternate berpotensi berawan tebal, sedangkan Ambon diprakirakan diguyur hujan ringan.
Untuk kawasan Papua, Sorong, Manokwari, dan Merauke berpotensi mengalami udara kabur. Sementara hujan ringan diperkirakan mengguyur Jayapura, Nabire, dan Jayawijaya.
Selain prakiraan hujan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia sebelah barat Lampung, sebelah selatan Banten, dan sebelah selatan Jawa Tengah.
Masyarakat yang berada di kawasan pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Hal ini berkaitan dengan adanya potensi banjir rob di sejumlah wilayah Maluku.
You must be logged in to post a comment Login