Business

Berharap Cuan Saat Hari Valentine, Pedagang Bunga Cikini Lesu Hanya Untung Dibawah 10 Persen

Foto; Rachel Farahdiba R

Jakarta, Norton News – Dikutip dari Kompas.com, Penjual bunga di Cikini, Jakarta Pusat, tidak meraih keuntungan yang diharapkan pada hari Valentine. 

Toni (41), seorang penjual bunga di Cikini, mengungkapkan bahwa ia hanya memperoleh untung kurang dari 10 persen. “Keuntungan Valentine tahun ini tidak sampai 10 persen,” ungkap Toni (41) kepada Kompas.com, Jumat (14/2/2025).

Toni mengungkapkan bahwa di tahun-tahun sebelumnya, ia bisa mendapatkan keuntungan penjualan bunga hingga 60 persen dari omzet sekitar Rp 5 juta dalam sehari. “Valentine kali ini terasa biasa saja karena jumlah pembeli jauh berkurang,” bebernya.

Baca Juga: 

Aceh Saat Ini Memiliki Kereta Api Perintis, Tarifnya Hanya Rp 2.000

Seorang penjual lain, Enjay (63), juga melaporkan keuntungan yang tidak lebih dari 10 persen. “Setelah pandemi Covid-19, keuntungan dari penjualan saat Valentine hanya berkisar 5-10 persen,” katanya. 

Enjay menambahkan bahwa pendapatannya drastis turun dibandingkan dengan tahun lalu. “Hari Valentine kali ini sama seperti hari biasa, tak ada peningkatan,” tegasnya. 

Pada tahun-tahun sebelumnya, ia mampu meraih keuntungan hingga 60-65 persen dari omzet sekitar Rp 5 juta per hari saat Valentine. Namun, saat ini tidak ada perkembangan yang cukup signifikan.

“Rasanya seperti berjualan di hari biasa,” tuturnya. Sebelumnya, biasanya pembeli sudah ramai sejak malam sebelum Valentine. Penjual bunga yang lain, Regis (30), juga merasakan hal yang serupa. 

Baca Juga: 

Catat! Pemerintah Akan Memberikan Denda Rakyat yang Tak Urus Izin Membangun Rumah 

“Dulu saya pernah meraih omzet sekitar Rp 5 juta per hari pada momen Valentine, dengan keuntungan meningkat hingga 60-75 persen. Namun sekarang, keuntungannya di bawah 10 persen,” jelasnya.

“Penurunan ini sangat signifikan dibanding penjualan tahun sebelumnya,” tambahnya. Ketiga penjual tersebut menjajakan bunga dengan harga kira-kira Rp 25.000-30.000 per tangkai. 

Di luar hari Valentine, mereka menjualnya sekitar Rp 15.000 per tangkai. Ragam bunga yang mereka tawarkan termasuk mawar, pikok, pihong, melati, lily, tulip, dan baby’s breath. Pada saat Valentine, mawar menjadi bunga yang paling banyak diminati.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.