Nasional

Berbalut Outfit Nude Sarwendah Angkat Bicara Terkait Tudingan Pesugihan Gunung Kawi

Jakarta, NortonNews.com – Sarwendah kembali mencuri perhatian publik saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo di kanal YouTube CURHAT BANG, yang tayang pada Rabu (29/7/2026). Selain mengulas berbagai persoalan rumah tangganya bersama Ruben Onsu, mantan anggota Cherrybelle itu juga menjadi sorotan berkat penampilannya yang didominasi nuansa nude. Dalam perbincangan tersebut, Sarwendah turut meluruskan sejumlah isu, mulai dari persoalan nafkah anak hingga kabar yang sempat menghubungkannya dengan praktik pesugihan di Gunung Kawi.

Pada kesempatan itu, Sarwendah tampil anggun mengenakan busana bernuansa nude atau beige muda yang memancarkan kesan elegan dan feminin.

Ia memilih blouse lengan panjang berbahan lace dengan motif floral serta detail yang halus. Atasan tersebut memiliki potongan yang mengikuti lekuk tubuh dan dipadukan dengan desain kerah bulat yang sederhana namun tetap berkelas.Rambut hitam panjang Sarwendah ditata dengan gelombang lembut dan belahan di bagian tengah.

Untuk mempermanis penampilannya, terdapat kepang kecil di sisi kanan dan kiri yang disematkan ke belakang, sehingga memberikan kesan feminin sekaligus anggun.

Untuk riasan, Sarwendah mengusung konsep makeup natural dengan dominasi warna cokelat dan nude. Bulu mata yang lentik serta pulasan lipstik berwarna pink nude membuat wajahnya tampak lebih segar dan bercahaya.

Penampilannya pun semakin sempurna berkat aksesori sederhana berupa jam tangan emas, gelang tipis, serta cincin yang dikenakannya

.Dalam podcast itu, Sarwendah turut angkat bicara mengenai isu nafkah anak yang belakangan ramai diperbincangkan. Sebelumnya, Ruben Onsu mengungkapkan bahwa ia telah menghentikan pemberian nafkah bulanan sebesar Rp200 juta karena mengaku mengalami kesulitan untuk bertemu dengan ketiga anaknya.

Dilansir dari Detik.com – Menanggapi persoalan tersebut, Sarwendah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta agar uang nafkah diberikan kepadanya. Menurutnya, Ruben Onsu dapat membuat rekening atau kartu ATM atas nama anak-anak sehingga dana tersebut langsung menjadi hak mereka.

“Kalau memang ayahnya mau bertanggung jawab untuk anak-anak, ayahnya bisa bikin kartu buat anak-anak, biarkan ayahnya yang pegang,” ujar Sarwendah.

Ia menjelaskan, mekanisme tersebut akan memudahkan Ruben dalam menyalurkan nafkah secara langsung kepada buah hati mereka.

“Nanti, ayahnya yang transfer ke situ biar ayahnya tanggung jawab sendiri kepada anak-anak,” lanjutnya.

Sarwendah juga menegaskan bahwa Ruben tidak perlu lagi mengirimkan uang melalui dirinya.

“Nggak usah lewat aku, nggak apa-apa. Biarkan itu menjadi tabungan buat anak-anak dari ayahnya,” tuturnya.

Di sisi lain, Sarwendah mengaku masih mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari ketiga anaknya dari hasil kerja kerasnya sendiri. Karena itu, menurutnya, dana yang diberikan Ruben lebih baik disimpan sebagai tabungan untuk masa depan anak-anak mereka.

Selain menyinggung persoalan nafkah anak, Sarwendah turut memberikan klarifikasi terkait isu yang sempat menghubungkan dirinya dengan praktik pesugihan di Gunung Kawi. Ia menegaskan bahwa kedatangannya ke lokasi tersebut murni untuk menjalani syuting program horor KBP The Lost World, bukan untuk tujuan lain seperti yang ramai diberitakan.

“Aku ke situ untuk syuting horor, bukannya berita-berita di luar sana (pesugihan). Itu sama sekali tidak benar,” tegas Sarwendah.

Ia menjelaskan, selama proses syuting dirinya hanya diajak berkeliling oleh juru kunci untuk diperkenalkan dengan sejumlah titik yang akan dijadikan lokasi pengambilan gambar.

“Benar-benar aku syuting, kami syuting, aku juga enggak tahu kuncennya bawa ke mana-mana. Jadi dia mengenalkan lokasi sini lokasi sini dijelaskan satu satu untuk kebutuhan syuting,” ujarnya.

Sarwendah mengaku sempat mengikuti tradisi yang berlaku di lokasi bersama seluruh kru, seperti menyantap nasi kuning dan meminta izin sebelum syuting dimulai.

Namun, ia menekankan bahwa kegiatan tersebut semata-mata merupakan bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya setempat, bukan bagian dari ritual pesugihan.

“Enggak ada kata-kata pesugihan. Itu 1.000 persen enggak ada,” katanya.

Lebih lanjut, Sarwendah mengungkapkan bahwa juru kunci yang mendampinginya saat syuting juga telah memberikan klarifikasi bahwa tidak pernah ada ritual pesugihan selama proses produksi berlangsung. Meski demikian, menurutnya, penjelasan tersebut tidak mendapat perhatian sebesar kabar yang lebih dulu beredar.

“Tidak ada pesugihan sama sekali yang aku lakukan, tapi berita itu sepertinya tidak naik. Kalau fakta sepertinya susah naik,” ungkapnya.

Sarwendah juga membantah mengenal sosok yang mengaku sebagai mantan asistennya dan disebut-sebut menjadi saksi dalam isu tersebut. Ia menegaskan seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.