NAGOYA, NortonNews — Persaingan skateboard pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung sangat ketat. Dua wakil Indonesia, Basral Graito Hutomo dan Ni Wayan Malana Fairbrother, harus berhadapan dengan sejumlah atlet papan atas dunia dalam nomor street putra dan putri.
Basral tampil di final nomor street putra di Aichi Sky Expo, Tokoname, Jepang. Atlet berusia 19 tahun itu mengakhiri pertandingan di posisi keempat dengan torehan 151,41 poin. Ia sempat berada dalam persaingan perebutan medali sebelum posisinya berubah pada akhir pertandingan.
Persaingan yang dihadapi Basral memang tidak mudah. Medali emas diraih atlet Korea Selatan Kang Jun, sementara perak menjadi milik Sasaki Toa dari Jepang dan perunggu direbut Onodera Ginwoo, juga dari Jepang.
Basral mengatakan dirinya berusaha tidak terlalu memikirkan siapa lawan yang berada di arena. Menurutnya, menjaga pikiran tetap rileks menjadi salah satu cara untuk mempertahankan konsentrasi ketika menghadapi atlet dengan level dunia.
“Saya melawan juara dunia ini, bukan Asia,” kata Basral.
Sementara itu, Ni Wayan Malana Fairbrother juga tampil pada final nomor street putri. Atlet Indonesia tersebut menyelesaikan pertandingan di peringkat keenam dengan perolehan 136,97 poin. Ia bersaing dengan sejumlah atlet dari negara-negara kuat seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.
Kehadiran Basral dan Malana di babak final menunjukkan bahwa skateboard Indonesia mampu bersaing hingga level tertinggi Asia. Sebelumnya, Basral merupakan peraih medali emas SEA Games 2025, sedangkan Malana membawa pulang medali perak dari ajang yang sama.
Dilansir dari ANTARA NEWS – Hasil di Asian Games 2026 juga menjadi bahan evaluasi bagi Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi). Organisasi tersebut menilai peningkatan fasilitas latihan berstandar internasional menjadi salah satu kebutuhan untuk membantu atlet Indonesia meningkatkan kemampuan di level dunia.
Sekjen PB Porserosi Sandra Erawanto menyebut persaingan di Asian Games kali ini sangat tinggi karena sejumlah atlet yang tampil memiliki rekam jejak juara dunia. Kondisi tersebut dinilai memberikan pengalaman penting bagi para atlet Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional.
Dengan berakhirnya persaingan skateboard di Asian Games 2026, Basral dan Malana diharapkan dapat menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pengembangan menuju kompetisi internasional berikutnya.
You must be logged in to post a comment Login