Nasional

Balasan foto berbasis AI atas aduan di JAKI membuat Lurah Kalisari dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat DKI Jakarta

Jakarta, NortonNews.com – Lurah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Nurhasanah, dipanggil Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan penggunaan foto hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dalam merespons aduan warga.

Gambar tersebut diduga dipakai sebagai balasan atas laporan masyarakat melalui aplikasi JAKI.

“Saya mendapat panggilan dari Inspektorat pukul 10.00 WIB. Setelah itu akan dilakukan wawancara,” ujar Nurhasanah, dikutip dari Antara, Senin (6/4/2026).

Sementara itu, Pemerintah Kota Jakarta Timur turut menanggapi polemik ini. Camat Pasar Rebo, Mujiono, menyebut pihaknya telah mengumpulkan petugas PPSU bersama lurah setelah kasus tersebut mencuat ke publik.

Dilansir dari Detik.com – Menurut Mujiono, pihaknya telah mengumpulkan petugas PPSU, para kepala seksi, serta lurah guna diberikan pembinaan supaya tidak kembali menggunakan AI dalam bekerja.

Mujiono menilai penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan lapangan tidaklah tepat karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Ia menegaskan bahwa petugas PPSU seharusnya memberikan pelayanan secara langsung dan nyata di lapangan, bukan melalui manipulasi digital.

Ia juga menyampaikan bahwa karena PPSU merupakan bagian dari perangkat kelurahan, maka kewenangan untuk penindakan diserahkan kepada lurah setempat.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial unggahan yang memperlihatkan seorang petugas PPSU memanfaatkan teknologi AI untuk merespons laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dalam unggahan itu, terlihat petugas berseragam oranye seolah tengah menangani situasi di lokasi.

Namun, setelah melalui proses AI, tampilan visual petugas mengalami perubahan, seperti perbedaan atribut pakaian hingga hilangnya sejumlah kendaraan dalam gambar yang diduga telah diedit.

Perbedaan yang mencolok antara kondisi sebenarnya dan hasil visualisasi AI tersebut kemudian memicu reaksi dari masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan di kawasan itu memang cukup sempit, dengan lebar sekitar dua meter.

Terdapat empat kendaraan yang terparkir di badan jalan, termasuk satu unit yang sudah tidak layak pakai atau rongsokan. Sementara tiga kendaraan lainnya diketahui milik bengkel mobil di sekitar lokasi.

Keberadaan kendaraan-kendaraan tersebut membuat akses jalan menjadi terbatas, sehingga pengguna jalan harus melintas sangat sempit di antara kendaraan dan tembok rumah warga.

Kondisi ini kemudian dilaporkan masyarakat melalui aplikasi JAKI dengan harapan adanya penertiban, namun respons yang muncul justru diduga berupa visualisasi berbasis AI.

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Batalkan balasan

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...

Copyright © 2022 - 2024 Norton News. All Rights Reserved.