Tanggerang,Norton News-Polres Metro Tangerang Kota masih menyelidiki penyebab kecelakaan yang melibatkan truk trailer dan kereta api rute Bandara Soekarno-Hatta–Jakarta di perlintasan sebidang Poris, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Jumat (20/2).
Sejumlah saksi, termasuk sopir dan kernet truk, tengah diperiksa oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Nopta Histaris Suzan, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami apakah kecelakaan tersebut disebabkan oleh faktor teknis kendaraan atau kelalaian manusia.
“Kami masih mendalami kasus ini dengan memeriksa sopir, kernet, para saksi, serta petugas palang pintu di Unit Gakkum,” ujarnya.
Raden Jauhari selaku Kapolres Metro Tangerang Kota membenarkan bahwa sejumlah saksi tengah diperiksa terkait insiden kecelakaan tersebut.
“Masih dalam tahap pendalaman. Sopir dan kernet sedang diperiksa dan akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” ujar Jauhari.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 14 detik yang merekam momen ketika kereta api menabrak truk di perlintasan sebidang dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, pada Jumat (20/2) pagi, viral di media sosial.
Dalam tayangan itu tampak sebuah truk trailer berhenti tepat di atas rel kereta. Tak berselang lama, kereta bandara datang dari arah Jakarta. Warga di sekitar lokasi terdengar berteriak memberi peringatan kepada pengemudi truk.
Namun karena jarak yang sudah sangat dekat, benturan pun tidak dapat dihindari. Kereta menabrak sisi truk hingga kendaraan tersebut terpental keluar dari jalur rel. Suara tabrakan keras terdengar jelas dalam video singkat itu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.05 WIB. Diduga, truk mengalami masalah saat melintasi perlintasan sehingga tersendat dan tidak bisa bergerak maju ataupun mundur ketika berada di atas rel.
Dilansir Dari CNN Indonesia- Galih, salah seorang saksi mata, mengatakan bahwa truk sudah cukup lama berhenti di tengah perlintasan sebelum kereta melintas.
“Truknya berhenti di atas rel, seperti tersangkut. Kereta datang dari arah Jakarta dan langsung menabrak karena jaraknya sudah terlalu dekat,” tuturnya di lokasi kejadian.
Akibat tabrakan itu, bagian depan kereta mengalami kerusakan dan satu rangkaiannya dilaporkan keluar dari jalur. Perjalanan kereta bandara serta KRL di lintasan tersebut pun sempat mengalami gangguan.
Petugas gabungan dari PT Kereta Api Indonesia bersama kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi truk dan menangani rangkaian kereta yang keluar dari rel. Mereka juga melakukan pengecekan jalur guna memastikan keamanan operasional perjalanan kereta.
Walau peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan dan mengganggu layanan transportasi, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Hingga saat ini, aparat masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut, termasuk kemungkinan unsur kelalaian serta aspek keselamatan di perlintasan sebidang.
You must be logged in to post a comment Login