Jakarta, Norton News – Album terbaru musisi Qween Fatima yang berjudul Party at the Mosque tengah menuai kontroversi besar di media sosial. Rilis album yang berisi 15 lagu ini mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan, terutama di kalangan warganet, karena dianggap menghina agama Islam. Beberapa lagu dalam album tersebut, seperti Who is Allah? dan She is Allah, menjadi pusat polemik karena dinilai mengandung unsur penistaan agama baik melalui judul maupun lirik-liriknya.
Kontroversi ini semakin memanas setelah sejumlah konten kreator, termasuk pemilik akun TikTok @lizhijabis, angkat suara dan mengungkapkan kemarahan mereka terhadap album tersebut. Dalam sebuah video yang diunggahnya, @lizhijabis menegaskan perasaan frustrasi dan kecewa, mengungkapkan, “Apa yang kalian rasakan, sama dengan yang saya rasa. Geram, marah, benci, dan masih banyak lagi.”
Di tengah protes yang semakin meluas, banyak warganet yang menyerukan untuk melaporkan album ini di platform streaming agar segera diturunkan. Tagar-tagar yang mengajak untuk memboikot dan menghentikan distribusi lagu-lagu yang dianggap menistakan agama juga semakin banyak beredar.
Kontroversi ini pun semakin memperburuk citra album Party at the Mosque, dengan banyak pihak yang menilai bahwa karya tersebut melanggar batas-batas kesopanan dan menghormati agama. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari Qween Fatima terkait tuduhan tersebut.
JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...
Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...
Jakarta, Norton News – 25 Agustus 202, PT. IRCOMM NORTON CAPITAL (IRCOMM) kepada awak media di Hotel Century Park Senayan Jakarta menyampaikan telah melebarkan...
You must be logged in to post a comment Login