Jakarta, Norton News –
Militer Yordania kembali menembak jatuh rudal Iran yang melintasi wilayahnya menuju Israel pada Selasa malam (1/10), memicu kemarahan di kalangan warga. Banyak yang mempertanyakan tindakan tersebut, menganggap Yordania seharusnya tidak terlibat dalam konflik yang bukan bagian dari kepentingan nasionalnya. Salah satu warga, Iyad Al Rantsis, mengungkapkan ketidakpuasan, menekankan bahwa alasan militer untuk melindungi negara tidak dapat diterima jika hal itu malah membuat Yordania terlibat dalam konflik Israel.
Warga Yordania marah militer kerajaan tembak jatuh rudal Iran ke Israel. (Foto : Cnn Indonesia)
Insiden serupa juga terjadi pada April lalu ketika Yordania menembak jatuh rudal Iran yang ditujukan ke Israel, dan tindakan itu juga memicu reaksi negatif dari warga. Pada saat itu, publik mengkritik pemerintah, menuduh mereka lebih mementingkan keamanan Israel daripada Palestina, khususnya di Gaza yang tengah diserang. Namun, juru bicara pemerintah Yordania, Mohammad Al Momani, membela tindakan militer tersebut, menyebutnya sebagai upaya melindungi kedaulatan negara.
Di sisi lain, Iran meluncurkan 200 rudal, termasuk senjata hipersonik, ke arah Israel sebagai bentuk balas dendam atas kematian tokoh penting mereka, Abbas Nilforoushan dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas dalam serangan Israel di Beirut. Iran menyatakan serangan ini atas perintah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dengan klaim bahwa 90 persen rudal mereka berhasil mencapai sasaran di sekitar Tel Aviv. Sementara itu, Israel mengklaim berhasil mencegat sebagian besar dari 180 rudal yang ditembakkan dikutip dari Kompas.com.
Serangan rudal kali ini menunjukkan peningkatan ketegangan antara kedua negara. Iran, yang selama ini mendukung kelompok-kelompok paramiliter anti-Israel, telah berulang kali bentrok dengan Israel. Meski Israel tidak mengakui keterlibatan dalam kematian tokoh Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada Juli lalu, banyak pihak percaya Israel terlibat. Serangan kali ini juga lebih besar dibandingkan serangan yang terjadi pada April lalu, di mana Iran meluncurkan 110 rudal balistik dan 30 rudal jelajah.
You must be logged in to post a comment Login