Jakarta, Norton News – Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan skor 5 terkait penegakan hukum di era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua DPP PKB Daniel Johan mengaku heran kenapa penilaian itu baru diberikan.
“Kok baru sekarang menilainya, karena sebenarnya kan sudah jauh-jauh hari cukup banyak masyarakat yang sering mengingatkan agar hukum tidak tebang pilih, mengingatkan agar siapa pun pemerintahan yang ada penting untuk selalu menempatkan penegakan hukum di Indonesia yang adil dan profesional terus terjaga,” kata Daniel kepada wartawan, Selasa (21/11/2023).
Di Kutip Dari Detik.com Daniel menyebut kondisi penegakan hukum itu bisa dilihat dari puncaknya pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat minimal usia capres cawapres. Menurutnya masyarakat sudah kehilangan kepercayaan Lagi kepada penegakan hukum yang ada di Indonesia.
Lebih lanjut, Daniel menyebut bahwa tidak mudah untuk mengembalikan kepercayaan tersebut. Dia berjanji bahwa Anies-Cak Imin akan memulihkan kepercayaan itu.
Sebelumnya, Ganjar memberikan nilai 5 dari 10 terkait penegakan hukum di era kepemimpinan Jokowi. Pernyataan itu disampaikan Ganjar dalam Sarasehan Nasional Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (18/11).
Saat itu, salah satu panulis yaitu Zainal Arifin Mochtar bertanya ke Ganjar soal penegakan hukum yang ada di Indonesia.
Ganjar diberi pertanyaan kembali. Ganjar ditanya pendapatnya soal penyebab penegakan hukum di Indonesia mengalami penurunan. Ganjar mengungkit putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Zainal Arifin Mochtar kembali bertanya kepada Ganjar, berapa nilai yang diberikan atas kinerja penegakan hukum, HAM, hingga banyak nya korupsi dalam pemerintahan Jokowi. Ganjar menyebut turun, menjadi 5 skor.
You must be logged in to post a comment Login